Muhammad Maulana Malik Ibrahim
Muhammad berarti “yang terpuji, dari bahasa Arab”. Maulana berarti “tuan atau pemimpin kita, dari bahasa Arab”. Malik berarti “yang maharaja”. Ibrahim berarti “bapak bangsa-bangsa, nabi besar, dari bahasa Arab”.
Nama ini mengandung makna gabungan “terpuji akhlaknya serta berwibawa bagai seorang pemimpin serta berwibawa bagai seorang raja serta berwibawa bagai seorang bapak bangsa”, mencerminkan harapan akan pribadi yang menyatukan seluruh keutamaan dari tiap unsur namanya.
Diharapkan si pemilik nama menjadi pria yang terpuji akhlaknya serta berwibawa bagai seorang pemimpin serta berwibawa bagai seorang raja serta berwibawa bagai seorang bapak bangsa, tumbuh menjadi pribadi yang membanggakan keluarga, serta membawa keberkahan bagi orang-orang di sekitarnya.