Cakra Wijaya
Cakra berarti “kekuatan dan keteguhan, senjata pemutar dalam mitologi”. Wijaya berarti “kemenangan”.
Nama ini mengandung makna gabungan “kuat dan teguh bagai cakra serta membawa kemenangan”, mencerminkan harapan akan pribadi yang menyatukan seluruh keutamaan dari tiap unsur namanya.
Diharapkan si pemilik nama menjadi pria yang kuat dan teguh bagai cakra, serta membawa kemenangan, tumbuh menjadi pribadi yang membanggakan keluarga, serta membawa keberkahan bagi orang-orang di sekitarnya.
Laki-Laki
Sansekerta
Filosofis
Tren Popularitas
Nama Terkait
Ujang
Ujang berasal dari bahasa Sunda yang berarti "anak laki-laki", "pemuda", atau "abang", merupakan panggilan akrab untuk anak laki-laki atau pemuda dalam budaya Sunda, melambangkan keakraban, kekeluargaan, dan kesederhanaan.Nama ini menggambarkan sosok pemuda yang akrab dan sederhana. Nama tradisional Sunda yang sangat akrab ini mencerminkan harapan
Arya Mahendra
Arya berarti “bangsawan yang mulia dan terhormat”. Mahendra berarti “raja para dewa, sangat perkasa”. Nama ini mengandung makna gabungan “mulia dan terhormat bagai bangsawan serta perkasa dan agung”, mencerminkan harapan akan pribadi yang menyatukan seluruh keutamaan dari tiap unsur namanya. Diharapkan si pemilik nama menjadi pria yang mulia dan te
Muhammad Keenan Athaya
Muhammad berarti “yang terpuji, merujuk Nabi Muhammad ﷺ”. Keenan berarti “agung dan bijaksana”. Athaya berarti “karunia dan anugerah”. Nama ini mengandung makna gabungan “terpuji akhlaknya bagai Nabi Muhammad ﷺ, agung dan bijaksana serta penuh karunia dan anugerah”, mencerminkan harapan akan pribadi yang menyatukan seluruh keutamaan dari tiap unsur
Farah Zea
"Farah" dari bahasa Arab berarti "kegembiraan", "kebahagiaan", atau "sukacita". "Zea" dari bahasa Yunani/Latin berarti "gandum" atau "kehidupan". Kombinasi ini bermakna "kehidupan yang penuh kegembiraan".Farah Zea melambangkan sosok yang membawa kegembiraan dan kehidupan. Nama ini menggambarkan pribadi yang memancarkan kebahagiaan, produktif sepert
Ahmad Pramuja
Ahmad berarti "yang terpuji". Pramuja berasal dari bahasa Sansekerta, "pra" berarti "utama" atau "terbaik", dan "muja" berarti "pemujaan" atau "penghormatan", sehingga bermakna "yang paling dihormati".Nama ini memiliki makna "orang yang terpuji dan sangat dihormati". Perpaduan budaya Arab-Islam dengan Sansekerta mencerminkan keharmonisan nilai spir
Aisyah Nur Aini
Aisyah berarti 'yang hidup', 'yang penuh kehidupan', atau 'yang sejahtera'. Nama ini diambil dari nama istri Nabi Muhammad SAW yang terkenal dengan kecerdasan dan ketakwaannya.Nur berarti 'cahaya', 'sinar', atau 'penerangan'. Nama ini melambangkan pencerahan, petunjuk, dan kebaikan yang menerangi kegelapan.Aini berarti 'mata airku', 'pandangan mata
Muhammad Bima Saputra
Muhammad berarti “yang terpuji, merujuk Nabi Muhammad ﷺ”. Bima berarti “kuat dan gagah, tokoh Pandawa terkuat”. Saputra berarti “anak laki-laki yang membanggakan”. Nama ini mengandung makna gabungan “terpuji akhlaknya bagai Nabi Muhammad ﷺ, kuat dan gagah bagai Bima serta membanggakan bagai putra sejati”, mencerminkan harapan akan pribadi yang meny
Muhammad Bilal Alfatih
Muhammad berarti "yang terpuji" (Arab), Bilal berarti "air/kesegaran" atau merujuk pada Bilal bin Rabah (Arab), dan Alfatih berarti "si penakluk" (Arab). Nama ini merupakan variasi penulisan modern dengan makna yang sama kuat.Makna keseluruhan nama ini adalah "yang terpuji seperti Bilal yang menaklukkan", menggambarkan sosok yang memiliki akhlak mu